MINAT BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KEBAHASAAN SISWA KELAS XI MA MA'ARIF NAWANGAN
Keywords:
Minat Belajar, Pemecahan Masalah Kebahasaan, Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
Minat belajar sering dianggap cukup dilihat dari keaktifan siswa di kelas, padahal keterkaitannya dengan kemampuan siswa menyelesaikan persoalan kebahasaan secara konkret belum banyak diuraikan, terutama pada jenjang madrasah aliyah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan minat belajar siswa kelas XI MA Ma'arif Nawangan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, karakteristik kemampuan pemecahan masalah kebahasaan berdasarkan kategori minat belajar, dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima siswa sebagai subjek utama yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori minat tinggi, sedang, rendah, serta guru Bahasa Indonesia maupun kepala sekolah sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, analisis dokumen hasil pekerjaan siswa kemudian diuji keabsahannya lewat triangulasi sumber, triangulasi teknik, maupun member check. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Berdasarkan hasil peneltian minat belajar siswa tergolong baik dilihat dari perasaan senang, perhatian, ketertarikan, hingga keterlibatan, sejalan dengan hal tersebut siswa berminat tinggi menemukan hingga 91,7% kesalahan kebahasaan pada dokumen penyuntingan, jauh melampaui siswa berminat rendah, terutama pada tahap argumentasi perbaikan. Minat belajar dipengaruhi faktor internal berupa motivasi, kepercayaan diri, dan kebiasaan membaca, serta faktor eksternal berupa metode guru, lingkungan belajar, sekaligus dukungan sekolah.





