TINDAK TUTUR ILOKUSI GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DEEP LEARNING DI KELAS XI SMA NEGERI 2 PACITAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026
Keywords:
Tindak Tutur Ilokusi, Tindak Tutur Direktif, Pragmatik, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Deep LearningAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi direktif guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Deep Learning di kelas XI SMA Negeri 2 Pacitan Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan guru yang diperoleh melalui observasi, rekam, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data kualitatif Miles dan Huberman, dengan berlandaskan teori tindak tutur yang dikemukakan oleh Searle sebagai kerangka analisis dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasikan data penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat 81 data tindak tutur ilokusi direktif, terdiri atas 43 data di kelas XI-2 dan 38 data di kelas XI-3. Bentuk tindak tutur yang ditemukan meliputi meminta (requestives), memerintah (requirements), menyarankan (suggestions), menanyakan (questions), melarang (prohibitives), dan pemberian izin (permissives). Fungsi tindak tutur direktif meliputi meminta, mengajak, menginstruksikan, mengarahkan, mengatur, menganjurkan, mengingatkan, bertanya, melarang, dan membolehkan. Tindak tutur ilokusi direktif berperan dalam membangun interaksi pembelajaran yang aktif, menjaga ketertiban kelas, mengarahkan siswa dan mendukung terwujudnya pembelajaran yang bermakna (meaningful learning), reflektif (mindful learning), serta menyenangkan (joyful learning).





