Peran Guru Kelas dalam Memberikan Layanan Konseling Sederhana Kepada Siswa Yang Mengalami Kesulitan Konsentrasi Belajar di SDN 2 Sanggrahan
Keywords:
Peran Guru, Layanan Konseling Sederhana, Kesulitan Konsentrasi, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dan bentuk layanan konseling sederhana yang diberikan kepada siswa yang mengalami kesulitan konsentrasi belajar di SDN 2 Sanggrahan, menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap konsentrasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas berperan sebagai pembimbing, motivator, dan fasilitator. Layanan konseling sederhana dilakukan melalui pendekatan personal, pendampingan individual, pemberian motivasi dan nasihat, tutor sebaya, penggalian potensi siswa, serta kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung meliputi hubungan yang baik antara guru dan siswa, dukungan teman sebaya, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu guru dan perbedaan karakteristik siswa. Layanan tersebut berdampak positif terhadap konsentrasi belajar, yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keaktifan, motivasi, kemampuan mengikuti instruksi, dan kemampuan mengendalikan fokus selama pembelajaran.
References
Afifah, S. (2019). Pengaruh kejenuhan belajar dan interaksi sosial terhadap konsentrasi belajar siswa dengan sistem pesantren modern. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(4), 527–532. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4827
Amalianingsih, R., & Herdi, H. (2021). Studi literatur: Faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan program bimbingan dan konseling di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 5(1), 50–56. https://doi.org/10.30598/jbkt.v5i1.1071
Anggeriani, L. A., & Ain, S. Q. (2024). Dampak kurang konsentrasi siswa pada pembelajaran matematika. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 789–797. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.773
Dores, O. J., Lisa, Y., & Vorina, O. (2019). Analisis konsentrasi belajar matematika siswa kelas V SDN 20 SKPH Manis Raya. 1(2), 57–68.
Fajrin, G. A., Wahyuni, S., & Muhid, A. (2022). Strategi layanan bimbingan konseling terhadap siswa sekolah dasar dalam mengembangkan konsep diri pada masa pandemi Covid-19: Literatur review. Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 43–54.
Fauzi, S. A., & Mustika, D. (2022). Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran di kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 2492–2500. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i3.5113
Hasan, M., Harahap, T. K., Hasibuan, S., Rodliyah, I., & lainnya. (2023). Metode penelitian kualitatif. Penerbit Tahta.
Hermawan, I. (2019). Metodologi penelitian pendidikan: Kualitatif, kuantitatif dan mixed method.
Ilahi, A., Maraguna, T., Nurbaiti, N., & Theresia, M. (2022). Upaya meningkatkan konsentrasi belajar tematik menggunakan model pembelajaran Example Non Example kelas V SD Negeri 200302 Padangsidimpuan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 2(3), 7–16. https://doi.org/10.37081/jipdas.v2i3.308
Mawarni, R. S., & Asriyanti, F. D. (2023). Analisis konsentrasi belajar siswa kelas V dalam proses pembelajaran matematika pada materi pengumpulan dan penyajian data di SDN 2 Tanggulwelahan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 3(1), 110–113. https://doi.org/10.37081/jipdas.v3i1.1303
Mustofa, Z., ‘Ulya, I. L., Muqorrobbin, Z., Pangestu, R. T., Rochim, R. L., & Prayitno, M. A. (2023). Strategi peningkatan konsentrasi belajar siswa dalam memahami materi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Damhil Education Journal, 3(1), 19–35. https://doi.org/10.37905/dej.v3i1.1755
Perdana, A. H., & Daulay, A. A. (2023). Efektivitas bimbingan konseling Islam dalam membentuk karakter siswa dengan menggunakan teknik hypnocounseling. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(5), 2902–2909. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i5.1959
Rasyid, R., Fajri, M. N., Wihda, K., Ihwan, M. Z. M., & Agus, M. F. (2024). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(2), 1278–1285. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7355
Rosita, I., Karma, I. N., & Husniati. (2022). Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Ketapang Raya. Journal of Classroom Action Research, 4(3), 51–59. https://doi.org/10.29303/jcar.v4i3.1886
Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
Sari, I. N., Lestari, L. P., Kusuma, D. W., Mafulah, S., Brata, D. P. N., & lainnya. (2022). Metode penelitian kualitatif.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4
Winarni, E. W. (2021). Teori dan praktik penelitian kuantitatif, kualitatif, PTK, R & D. Jakarta: Bumi Aksara.
Yusriani, Y. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Klaten, Jawa Tengah: Tahta Media Group.
Zakariah, M. A., Afriani, V., & Zakariah, K. H. M. (2020). Metodologi penelitian kualitatif, kuantitatif, action research, research and development (R & D). Kolaka: Yayasan Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah.





