Perubahan dan Pengembangan Kurikulum di MI/SD
Keywords:
Perubahan Kurikulum, Pengembangan Kurikulum, MI/SD, Pendidikan Dasar, Pembelajaran, Kurikulum MerdekaAbstract
Kurikulum merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman dalam mencapai tujuan pembelajaran. Perubahan dan pengembangan kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan peserta didik dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan masyarakat yang terus berkembang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, faktor pendorong, serta implementasi perubahan dan pengembangan kurikulum di MI/SD. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan mengenai kurikulum pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kompetensi peserta didik, dan menciptakan pembelajaran yang lebih efektif serta berpusat pada peserta didik. Pengembangan kurikulum juga menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat. Dengan adanya perubahan dan pengembangan kurikulum yang tepat, diharapkan proses pembelajaran di MI/SD dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan, dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
References
Alfani, M. F., Sukiman, S., & Sholikin, S. (2023). Pengembangan kurikulum operasional sekolah jenjang MI/SD pasca Covid-19. Jurnal Pendidikan Madrasah, 8(1), 135–146.
Angyanur, D., Azzahra, S. L., & Pandiangan, A. P. B. (2022). Penerapan kurikulum merdeka terhadap gaya belajar siswa di MI/SD. JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 1(1), 41–51.
Dayanti, R. (2023). Pengembangan kurikulum IPA MI/SD (Analisis pola perumusan kebijakan Kurikulum 2013). PEMA, 3(3), 90–101.
Rizal, S. U., & Hikmah, N. (2021). Pengembangan kurikulum MI/SD. Grandia Publisher.
Waseso, H. P. (2017). Studi kritis terhadap kurikulum MI/SD 2013. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(1), 175–192.





