Sikap Bahasa Mahasiswa Terhadap Penggunaan Istilah Bahasa Asing Dalam Kampanye Kampus Hijau (Green Campus)
Keywords:
Sikap Bahasa, Bahasa Asing, Kampanye Green Campus, Bilingual, Mahasiswa SastraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap bahasa mahasiswa terhadap penggunaan istilah bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, dalam kampanye Kampus Hijau (Green Campus) di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 36 responden mahasiswa program studi Sastra Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (lebih dari 70%) memiliki sikap positif terhadap penggunaan istilah berbahasa Inggris seperti green campus, eco-friendly, zero waste, dan sustainability dalam kampanye lingkungan kampus. Sikap positif ini dipengaruhi oleh faktor globalisasi, paparan bahasa Inggris dalam lingkungan akademik, serta anggapan bahwa istilah asing lebih modern dan informatif. Namun demikian, sebagian responden juga menghendaki penggunaan bahasa bilingual agar pesan kampanye lebih inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi bilingual merupakan pendekatan yang paling efektif dalam menyampaikan kampanye Green Campus tanpa mengesampingkan peran bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
References
Alwasilah, A. C. (2013). Politik Bahasa dan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Baker, C. (1992). Attitudes and Language. Clevedon: Multilingual Matters.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Gardner, R. C., & Lambert, W. E. (1972). Attitudes and Motivation in Second Language Learning.
Rowley, MA: Newbury House Publishers.
Garvin, P. L., & Mathiot, M. (1968). The Urbanization of the Guarani Language: A Problem in Language and Culture. In J. Fishman (Ed.), Readings in the Sociology of Language (pp. 365–374). The Hague: Mouton.
Irawan, D., & Muslimin. (2020). Sikap Bahasa Mahasiswa terhadap Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 45–54.
Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mansyur, U. (2019). Penggunaan Istilah Asing dalam Wacana Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 22–33.
Romaine, S. (2000). Language in Society: An Introduction to Sociolinguistics (2nd ed.). Oxford: Oxford University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wardhaugh, R. (2006). An Introduction to Sociolinguistics (5th ed.). Oxford: Blackwell Publishing.
Zenner, E., Speelman, D., & Geeraerts,
D. (2012). Cognitive Sociolinguistics Meets Loanword Research: Measuring Variation in the Success of English Loans in Dutch. Cognitive Linguistics, 23(4), 749–792.





