Peningkatan Pemahaman Melalui Model Active Learning Berbasis Pembelajaran Berdeferensiasi pada Materi Wudhu’ Pada Siswa TK
Keywords:
Active Learning, Pembelajaran Berdiferensiasi, WudhuAbstract
Pemahaman siswa terhadap materi Wudhu’ di TK Islam Nurul Anshor Situbondo menunjukkan tingkat yang rendah pada kondisi pra-siklus, dengan rata-rata nilai kelas sebesar 62,08 dan hanya 8,33% siswa mencapai KKM sebesar 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan pendekatan Active Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang diterapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Pada siklus 1, rata-rata nilai kelas meningkat menjadi 74,58 dengan 58,33% siswa mencapai KKM. Setelah penyempurnaan media pembelajaran dan optimalisasi waktu pada siklus 2, seluruh siswa (100%) berhasil mencapai KKM dengan rata-rata nilai kelas meningkat menjadi 80,83. Aktivitas berbasis gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, serta penggunaan media pembelajaran interaktif, terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Pendekatan Active Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Wudhu’, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna.





