MEMBACA AL-QUR’AN DALAM KONTEKS SEJARAH: Telaah Terhadap Tafsir Ahistoris

Authors

  • Ennis Saniya Dalimunthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Diva Nurhalizah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ruhun Muqoddis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Al-Qur'an, konteks sejarah, tafsir ahistoris, penafsiran kontekstual, asbāb al-nuzūl.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya konteks sejarah dalam memahami Al-Qur'an serta menelaah dampak yang ditimbulkan oleh tafsir ahistoris dalam tradisi penafsiran Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kecenderungan penafsiran yang memisahkan teks Al-Qur'an dari konteks sosial, budaya, dan historis yang melatarbelakangi proses pewahyuan. Penelitian menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir, literatur Ulum al-Qur'an, serta berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks sejarah merupakan fondasi penting dalam memahami pesan Al-Qur'an secara komprehensif. Pengabaian terhadap aspek historis melahirkan tafsir ahistoris yang berpotensi menimbulkan distorsi makna, terutama pada ayat-ayat yang berkaitan dengan jihad, relasi gender, dan hubungan antaragama. Selain itu, tafsir ahistoris juga berdampak pada munculnya sikap intoleran, radikalisme, serta stagnasi intelektual dalam tradisi keilmuan Islam. Oleh karena itu, pembacaan historis terhadap Al-Qur'an menjadi suatu keniscayaan metodologis agar pesan universal Al-Qur'an dapat dipahami secara lebih proporsional, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan otoritas wahyu. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara teks dan konteks merupakan langkah penting dalam menghasilkan penafsiran Al-Qur'an yang lebih adil, moderat, dan bertanggung jawab.

References

Akib, Moh. "Menghadapi Tantangan Radikalisme Penafsiran Al-Qur'an dalam Perspektif: Pendekatan Multikultural dan Dialogis." Jurnal Asy-Syukriyyah 25, no. 1 (2024): 77–95. https://doi.org/10.36769/asy.v25i1.466

Akib, Moh. "Signifikansi Literasi Al-Qur'an dalam Memproteksi Radikalisme Tafsir." Inkamku: Jurnal Kajian Al-Qur'an 3, no. 2 (2024): 25–34. https://doi.org/10.47435/inkamku.v3i2

Al-Qattan, Manna' Khalil. Mabahits fi 'Ulum al-Qur'an. Riyadh: Mansyurat al-'Ashr al-Hadits, 1973.

Al-Suyuthi, Jalal al-Din. Al-Itqan fi 'Ulum al-Qur'an. Juz I. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1991.

Azhar, Muhammad, dan Yessi Handriyani. "Menyelami Kearifan Kontekstual: Pemahaman Mendalam terhadap Metode dan Teori Penafsiran Pemikiran Abdullah Saeed." Al Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora 4, no. 1 (2023): 440–454. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.388

Dozan, Wely. "Integrasi Pendekatan Hermeneutika dan Sejarah sebagai Pengembangan Studi Penafsiran Al-Qur'an di Era Kontemporer." Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman 6, no. 2 (2020).

Fadal, Kurdi. "Stagnasi Tafsir Falsafi dan Kuriositas Al-Qur'an (Analisis Pemikiran Muhammad Husain al-Zahabi)." Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat 18, no. 2 (2022): 272–296. https://doi.org/10.24239/rsy.v18i2.994

Hs, Muhammad Alwi, dkk. "Gerakan Membumikan Tafsir Al-Qur'an di Indonesia: Studi M. Quraish Shihab atas Tafsir Al-Misbah." Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 5, no. 1 (2020): 90–103. https://doi.org/10.32505/tibyan

Ishlahiyah, Tsamrotul, dan Muh. Fathoni Hasyim. "Menjaga Kearifan Lokal, Mengurangi Radikalisme: Peran Strategis Tafsir dalam Konteks Indonesia." Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 8, no. 2 (2023): 329–342. https://doi.org/10.30868/at.v8i02.5341

Junaidi, Akhmad Arif. "Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) and Mubādalah Approach in Interpreting the Gender Biased-Qur'anic Verses." Sawwa: Jurnal Studi Gender 18, no. 1 (2023): 1–24. https://doi.org/10.21580/sa.v18i1.17269

Nurhidayati, Siti, dkk. "Analisis Epistemologis terhadap Kriteria Mufassir: Telaah atas Sumber, Metode dan Validitas Ilmu dalam Perspektif Ushul al-Tafsir." At-Taisir: Journal of Indonesian Tafsir Studies 6, no. 1 (2025).

Nurmahni, dan Irsyadunnas. "Rekonstruksi Tafsir Al-Qur'an Kontemporer (Studi Analisis Sumber dan Metode Tafsir)." Substantia 22, no. 1 (2020): 21–36. https://doi.org/10.22373/substantia.v22i1.6119

Rouf, Abdul. "Al-Qur'an dalam Sejarah (Diskursus Seputar Sejarah Penafsiran Al-Qur'an)." Mumtaz 1, no. 1 (2017).

Sani, Azwar. "Radikalisme dan Ekstremisme dalam Pemikiran Sayyid Qutb: Tinjauan Kritis atas Tafsir Fi Zilalil Qur'an." Al-Misykah: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir 4, no. 2 (2023).

Sari, Dian, dan Nasrullah Bin Sapa. "Pewahyuan Al-Qur'an: Menelusuri Historis Turunnya Al-Qur'an." Amsal Al-Qur'an: Jurnal Al-Qur'an dan Hadis 2, no. 1 (2025): 1–15. https://doi.org/10.63424/amsal.v2i1.190

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur'an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1992.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Sunaryanto. "Membaca Ulang Metodologi Tafsir Ibnu Katsir dalam Menafsirkan Al-Qur'an." El-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi 16, no. 7 (2022).

Walida, Dewi Taviana. "Tekstualitas dan Kontekstualitas dalam Penafsiran dan Pengaruhnya bagi Kehidupan Sosial Kemasyarakatan." Journal of Knowledge and Collaboration 2, no. 2 (2025).

Zulliandi, Yuviandze Bafri. "The Transformation of Qur'an Interpretation and The Dynamics of Text Authority in Indonesia: A Critical Analysis." JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication 4, no. 1 (2024): 107–137. https://doi.org/10.33754/jadid.v4i02.1285

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Dalimunthe, E. S., Nurhalizah, D., & Muqoddis, R. (2026). MEMBACA AL-QUR’AN DALAM KONTEKS SEJARAH: Telaah Terhadap Tafsir Ahistoris . Komprehensif, 4(2), 22–34. Retrieved from https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/komprehensif/article/view/2099

Issue

Section

Articles