Tafsir Emansipatoris: Kritik Terhadap Bias Patriarki Dalam Penafsiran Al-Qur’an
Keywords:
Tafsir Emansipatoris; Bias Patriarki; Hermeneutika Al-Qur’an; Kesetaraan Gender; Maqashid al ShariahAbstract
ABSTRAK
Tafsir Al-Qur’an emansipatoris adalah suatu metode penafsiran yang berusaha mengkritisi adanya bias patriarki dalam tafsir Al-Qur’an yang selama ini cenderung menempatkan perempuan dalam posisi yang lebih rendah akibat pengaruh budaya dan konstruksi sosial para mufasir di masa klasik. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya pemahaman terhadap ayat-ayat gender yang sering diinterpretasikan secara harfiah dan hierarkis, sehingga menciptakan ketidakseimbangan hubungan antara pria dan wanita dalam aspek sosial maupun keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk bias patriarki dalam penafsiran Al-Qur’an serta memberikan pemahaman yang lebih adil, manusiawi, dan kontekstual sesuai dengan nilai-nilai universal Islam. Metode yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika serta analisis kritis terhadap literatur tafsir baik klasik maupun kontemporer melalui penelitian historis, linguistik, dan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banyak interpretasi dipengaruhi oleh budaya patriarki sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan pesan keadilan Al-Qur’an. Pendekatan tafsir emansipatoris berhasil menawarkan reinterpretasi yang menjadikan laki-laki dan perempuan sebagai subjek yang setara di hadapan Tuhan. Secara keseluruhan, tafsir emansipatoris merupakan langkah krusial dalam menciptakan pemahaman Islam yang inklusif, adil gender, dan sesuai dengan kemajuan masyarakat kontemporer.
References
Abidin, Z. (2021). Konsep keadilan gender dalam perspektif Fazlur Rahman. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 6(1), 34–36.
Ali, K. (2018). Gender, justice, and the Qur'an. HarperOne.
Barlas, A. (2019). Believing women in Islam: Unreading patriarchal interpretations of the Qur'an. University of Texas Press.
Gusmian, I. (2015). Khazanah tafsir Indonesia. LKiS.
Hosseini, Z. (2015). Muslim women's quest for equality. Oneworld Publications.
Musawah Journal, 5(2), 44–46.
Mustaqim, A. (2019a). Metode penelitian Al-Qur'an dan tafsir. Idea Press.
Mustaqim, A. (2019b). Pemikiran hermeneutika Fazlur Rahman dan relevansinya terhadap tafsir gender. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur'an dan Hadis, 20(2), 215.
Rahman, F. (2019). Major themes of the Qur'an. University of Chicago Press.
Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Misbah. Lentera Hati.
Syamsuddin, S. (2020). Pendekatan ma'na cum maghza atas Al-Qur'an dan hadis. Suka Press.
Umar, N. (2020). Kodrat perempuan dalam Islam. Elex Media Komputindo.
Wadud, A. (2020). Islam beyond patriarchy through gender inclusive Qur'anic analysis.
Wadud, A. (2021). Qur'an and woman. Oxford University Press.
Wadud, A. (2021). Qur'anic hermeneutics and gender equality. Journal of Islamic Thought, 3(2), 52.





