Dimensi Sistematik Korupsi: Tinjauan Sosio-Legal Terhadap Strategi Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia

Authors

  • Maftuh Ihsan Risky Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Hannan Khair Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Korupsi, Tinjauan Sosio-Legal, Tindak Pidana

Abstract

Korupsi terus menjadi masalah serius dalam sistem pemerintahan Indonesia karena tidak hanya menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi negara, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan karakteristik praktik korupsi dalam kerangka pemerintahan Indonesia, mengeksplorasi hambatan struktural yang dihadapi dalam implementasi undang-undang antikorupsi, serta mengusulkan strategi yang lebih komprehensif untuk memberantas korupsi. Studi ini menggunakan metode hukum normatif yang dilengkapi dengan perspektif sosiologishukum, berlandaskan analisis bahan hukum primer, khususnya peraturan perundang-undangan terkait pemberantasan korupsi, serta berbagai sumber akademik yang relevan. Analisis menunjukkan bahwa korupsi di Indonesia tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai tindak pidana individu, melainkan sebagai fenomena sistemik yang berkembang dalam jaringan kekuasaan yang melibatkan aktor-aktor di lembaga birokrasi dan politik.Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya strategi pemberantasan korupsi yang lebih terintegrasi, yang tidak hanya berfokus pada penuntutan hukum tetapi juga mencakup reformasi tata kelola, transparansi yang lebih besar, dan penguatan mekanisme pengawasan institusional.

References

Al-Faryan, M. A. S. (2023). Governance as an interplay between corruption and polity. Economies, 11(2), 65–80. https://doi.org/10.3390/economies11020065

Burgis, T. (2020). Kleptopia: How dirty money is conquering the world. HarperCollins.

Damayanti, L., & Mukhlis, M. (2024). The dangers of corruption to the economy and human resources in Indonesia. Tamansiswa Accounting Journal International, 13(1), 46–54.

Heywood, P. (Ed.). (2021). Routledge handbook of political corruption. Routledge.

Huda, M. C., & S HI, M. H. (2021). Metode penelitian hukum (Pendekatan yuridis sosiologis). The Mahfud Ridwan Institute.

Johnston, M. (2020). Syndromes of corruption: Wealth, power, and democracy. Cambridge University Press.

Khan, A., Krishnan, S., & Dhir, A. (2021). Electronic government and corruption: A systematic literature review. Technological Forecasting and Social Change, 167, 120737. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.120737

Khan, M. H. (2021). Political settlements and corruption control. SOAS University Press.

Hasibuan, T., & Panjaitan, B. S. (2025). Optimalisasi peran kepala desa dalam mengawasi penggunaan dana desa untuk mencegah korupsi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 6(1), 185–196. https://doi.org/10.29103/jspm.v6i1.19889

Panjaitan, B. S. (2025). Constructive criticism of the role of sharia advocates in legal aid in the contemporary era. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(2), 1359–1392. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i2.11294

Panjaitan, B. S., HSB, P. H., Kurniawan, P., Sirait, A. S., & Ma'mun, S. (2024). Revitalizing sharia advocates: Reforming the law on advocates in strengthening the role of Islamic law in Indonesia. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 9(2), 485–504. https://dx.doi.org/10.29240/jhi.v9i2.10875

Putri, S. T., & Panjaitan, B. S. (2023). Pertanggungjawaban kepala sekolah terhadap perbuatan korupsi dana bos. UNES Law Review, 6(2), 7036–7046. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i2

Nur, U. (2025). The role of good governance indicators in controlling corruption. Journal of Government and Politics, 16(1), 1–14.

Robinson, M. (Ed.). (2021). Corruption and development. Oxford University Press.

Rose-Ackerman, S., & Palifka, B. J. (2020). Corruption and government: Causes, consequences, and reform (2nd ed.). Cambridge University Press.

Rotberg, R. I. (2021). Corruption in the contemporary world. Routledge.

Rothstein, B., & Varraich, A. (2020). Making sense of corruption. Cambridge University Press. Saebani, B. A. (2023). Metode penelitian hukum (Pendekatan yuridis normatif).

Shidqi, F., & Arfiansyah, Z. (2025). Good governance and corruption in local governments. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 29(1), 1–14. https://doi.org/10.20885/jaai.vol29.iss1.art1

Suardi, I. (2024). Procurement governance in reducing corruption in the public sector. Cogent Social Sciences, 10(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2393744

Tovalini, K. (2024). Behavioral and cultural determinants of corruption. Journal of Innovation in Economics and Education, 4(2), 55–66.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Hasibuan, M. I. R., & Khair, M. H. (2026). Dimensi Sistematik Korupsi: Tinjauan Sosio-Legal Terhadap Strategi Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Komprehensif, 4(1), 709–719. Retrieved from https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/komprehensif/article/view/2054

Issue

Section

Articles