Diglosia dan Pilihan Bahasa dalam Transaksi "Eco-Friendly" di Pasar Modern versus Pasar Tradisional: Studi Sosiolinguistik di Kota Medan

Authors

  • Devi Silaban Universitas Negeri Medan
  • Irma Laura Elizabet Hutauruk Universitas Negeri Medan
  • Najwa Syalsabila Universitas Negeri Medan
  • Nency Siagian Universitas Negeri Medan
  • Putri Dea Shapitri Universitas Negeri Medan

Keywords:

Diglosia; Pilihan Bahasa; Kesadaran Ekologi; Kelas Sosial; Pasar Tradisional; Pasar Modern; Kota Medan

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana perbedaan pasar tradisional dan pasar modern di Kota Medan tercermin secara mendalam melalui pilihan bahasa, pola diglosia, kesadaran ekologi, dan konstruksi identitas sosial-ekonomi pelaku transaksi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi linguistik, observasi dilakukan di tiga lokasi: Indomaret MMTC, Swalayan Maju Bersama MMTC, dan Pasar Tradisional MMTC. Peneliti mengamati dan merekam percakapan antara kasir dan pembeli terkait penggunaan kantong belanja. Data dikumpulkan dari 2 kasir Indomaret, 2 kasir Swalayan Maju Bersama, dan 2 pedagang di pasar tradisional, dengan total 48 tuturan yang dianalisis. Ditemukan bahwa Indomaret tidak lagi menyediakan kantong plastik namun juga tidak menawarkan alternatif pengganti. Swalayan Maju Bersama masih menggunakan kantong plastik putih dan menyediakan tas kain di samping kasir, namun tidak ditawarkan secara aktif kepada pembeli. Pasar tradisional masih menggunakan kantong plastik (kresek) secara bebas. Pola bahasa yang ditemukan mengonfirmasi diglosia berlapis: bahasa Inggris sebagai super-H di supermarket, bahasa Indonesia formal sebagai H, dan bahasa daerah atau informal sebagai L di pasar tradisional.

References

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1).

Ritonga, M. U., Harahap, M., & Anggreini, H. (2025). Serba-Serbi Penelitian Kualitatif Bahasa, Sastra & Jurnalistik. Medan: Obelia.

Andriani, L., Sartika, D., & Wahyuni, S. (2021). Representasi wacana lingkungan hidup dalam media sosial berbahasa Indonesia: Kajian ekolinguistik kritis. Jurnal Linguistik Indonesia, 39(2), 145–162.

Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Harvard University Press.

Ferguson, C. A. (1959). Diglossia. Word, 15(2), 325–340.

Fishman, J. A. (1972). The sociology of language. Newbury House.

Suhardi, B. (2020). Pilihan bahasa dalam masyarakat multilingual di pasar tradisional: Studi kasus Pasar Beringharjo Yogyakarta. Jurnal Humaniora, 32(1), 68–80.

Lubis, M. A. (2020). Keragaman bahasa dan identitas etnis masyarakat Kota Medan. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 7(1), 1–14.

Suhardi, B. (2020). Pilihan bahasa dalam masyarakat multilingual di pasar tradisional: Studi kasus Pasar Beringharjo Yogyakarta. Jurnal Humaniora, 32(1), 68–80.

Zein, S. (2020). Language Policy in Superdiverse Indonesia. Routledge.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Silaban, D., Hutauruk, I. L. E., Syalsabila, N., Siagian, N., & Shapitri, P. D. (2026). Diglosia dan Pilihan Bahasa dalam Transaksi "Eco-Friendly" di Pasar Modern versus Pasar Tradisional: Studi Sosiolinguistik di Kota Medan. Komprehensif, 4(1), 622–632. Retrieved from https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/komprehensif/article/view/2021

Issue

Section

Articles