Eksistensi Bahasa Indonesia di Tengah Dominasi Bahasa Inggris Pada Mahasiswa Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan
Keywords:
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Eksistensi bahasaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi bahasa Indonesia di tengah dominasi bahasa Inggris pada mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner Google Form kepada 20 mahasiswa Sastra Inggris sebagai responden penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung frekuensi dan persentase jawaban responden menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia masih memiliki eksistensi yang kuat di kalangan mahasiswa Sastra Inggris. Sebagian besar responden masih menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari dan menganggap bahasa Indonesia penting digunakan dalam lingkungan kampus. Meskipun demikian, penggunaan bahasa Inggris memberikan pengaruh terhadap kebiasaan berbahasa mahasiswa, terutama dalam bentuk campur kode dan penggunaan istilah-istilah bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dominasi bahasa Inggris tidak menghilangkan eksistensi bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa Sastra Inggris, tetapi memengaruhi pola penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi informal.
References
Aisyah, N., & Ramadhani, F. (2021). Pengaruh penggunaan bahasa asing terhadap eksistensi bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 120–128.
Andini, P., & Setiawan, R. (2023). Penggunaan campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam komunikasi mahasiswa di media sosial. Jurnal Linguistik Indonesia, 41(1), 45–56.
Ariska, D., & Pratama, A. (2022). Eksistensi bahasa Indonesia di era digital pada generasi muda. Jurnal Pendidikan Bahasa, 10(3), 201–210.
Fauziah, R., & Kurniawan, M. (2024). Penggunaan bahasa Inggris dalam lingkungan akademik mahasiswa Sastra Inggris. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 14(1), 33–42.
Hasibuan, F. H., Hanum, I., & Lestari. (2021). Pemakaian bahasa Indonesia ragam santai mahasiswa dan pengaruhnya terhadap eksistensi bahasa Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (SemNas PBSI), 247–252.
Hidayat, T., & Siregar, N. (2021). Fenomena alih kode dan campur kode pada mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 9(2), 88–97.
Lestari, W., & Permata, D. (2025). Dominasi bahasa Inggris terhadap pola komunikasi mahasiswa di perguruan tinggi. Jurnal Sosiolinguistik Indonesia, 7(1), 14–25.
Marbun, E., & Hutagalung, S. (2022). Kesadaran mahasiswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jurnal Pendidikan dan Kebahasaan, 12(1), 75–84.
Mulyani, R., & Sari, P. (2023). Penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi akademik mahasiswa. Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 15(2), 55–64.
Ndruru, M., Waruwu, M. O., & Bu’ulolo, Y. (2024). Campur kode dalam percakapan mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia: Kajian sosiolinguistik. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An).
Rufaidah, D., Ermawati, & Suhita, R. (2023). Fenomena campur kode pada media sosial Instagram mahasiswa. Jurnal Sastra Indonesia, 12(2). 29
Sitanggang, I., Widyawati, E. A., Suryanata, F. A., & Neina, Q. A. (2025). Eksistensi bahasa Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi: Kajian sosiolinguistik terhadap penggunaan bahasa oleh mahasiswa generasi Z. Kallandra: Knowledge for Society.
Syahira, A. H., Alfarisy, F., & Sinurat, J. E. (2022). Eksistensi bahasa Indonesia di kalangan mahasiswa UNDIP. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 15(1), 77–86.
Sitompul, J., & Harahap, R. (2024). Pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa Indonesia mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 11(1), 59–70.
Wulandari, N., & Firmansyah, H. (2022). Penggunaan bahasa campuran pada mahasiswa program studi bahasa Inggris. Jurnal Sosiolinguistik dan Pendidikan, 10(2), 95–





