Pengaruh Rasa Percaya Diri terhadap Keaktifan dan Disiplin Belajar Siswa
Keywords:
Percaya Diri, Keaktifan Belajar, Disiplin Belajar, SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendahnya rasa percaya diri terhadap keaktifan dan disiplin belajar siswa di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert kepada siswa sebagai responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rasa percaya diri, keaktifan, dan disiplin belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase rata-rata sebesar 70%. Indikator tertinggi terdapat pada kepatuhan terhadap tata tertib sekolah sebesar 82%, sedangkan indikator terendah terdapat pada rasa percaya diri setelah melakukan kesalahan sebesar 58%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa rasa percaya diri berpengaruh signifikan terhadap keaktifan dan disiplin belajar siswa. Siswa yang memiliki rasa percaya diri tinggi cenderung lebih aktif dalam pembelajaran dan lebih disiplin dalam menjalankan tanggung jawab belajar. Dengan demikian, rasa percaya diri memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran di sekolah.
References
Baeng, A., Dartiningsih, & Susanta. (2021). Disiplin belajar siswa dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 120–128.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company.
Handayani, T., & Wijaya, R. (2021). Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Edukasi, 8(2), 101–109.
Lestari, D., & Yulyani. (2022). Keaktifan siswa dalam pembelajaran di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 45–53.
Muhyiddin, Nugroho, & Sugiyono. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi rasa percaya diri siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(2), 90–101.
Mustofa, B. (2022). Keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika. Islamic Elementary Education Journal, 1(2), 79–88. DOI: https://doi.org/10.47454/IEEJ.2022.v1i2.1
Pramesty, R., & Suratno. (2021). Hubungan percaya diri dengan keaktifan belajar siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 201–210.
Puspitasari, R., Basori, M., & Aka, K. A. (2022). Studi kasus rasa kurang percaya diri siswa kelas tinggi SDN 3 Tanjungtani pada saat menyampaikan argumennya di kelas dan upaya menumbuhkan rasa percaya diri. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 325–335
Putri, A., & Kurniawan, D. (2022). Peran disiplin belajar dalam meningkatkan prestasi siswa. Jurnal Pendidikan Modern, 6(1), 55–63.
Rahmawati, I. (2023). Hubungan disiplin belajar dengan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 101–110.
Sari, N., & Nugroho, R. (2022). Minat belajar dan disiplin siswa terhadap motivasi belajar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 45–53.
Silfia, R., et al. (2022). Rendahnya disiplin belajar siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 75–83.
Siregar, R., Suyadi, & Putri. (2021). Faktor psikologis dalam pembelajaran siswa. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 5(1), 66–74.
Siregar, V. V., Suyadi, & Putri, R. D. P. (2021). Penerapan humanistik melalui non-verbal reinforcement ditinjau dari percaya diri siswa dalam pembelajaran. Mimbar PGSD Undiksha, 9(1), 56–63.
Sitompul, Robiasyah, & Maulana. (2022). Keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Aktif, 6(1), 87–95.
Syamsudin, A. M. (2007). Psikologi Kependidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Yuliana, D. (2025). Peran lingkungan sekolah dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 7(2), 120–129





