Dampak Penggunaan Bahasa Nonformal terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Mahasiswa/I Angkatan 2024 Jurusan Pendidikan Geografi di Universitas Negeri Medan
Keywords:
Bahasa Nonformal, Mahasiswa, Bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa nonformal terhadap kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa/i Angkatan 2024 Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara kepada lima orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa nonformal lebih sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari karena dianggap lebih santai dan mudah dipahami. Namun, penggunaan bahasa nonformal yang terlalu sering dapat mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam kegiatan akademik seperti presentasi, diskusi, dan penulisan tugas. Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa masih mampu membedakan penggunaan bahasa formal dan nonformal sesuai situasi komunikasi.
References
Alfarisy, F., dkk. (2022). Pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa nonformal mahasiswa. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 66–74.
Chaer, A., & Agustina, L. (2020). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Keraf, G. (2021). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mustikasari, D., & Purwani, E. (2022). Penggunaan bahasa nonformal di kalangan mahasiswa dalam komunikasi sehari-hari. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(2), 115–123.
Pratama, R. (2024). Dampak penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 13(1), 45–56.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.





