Periodisasi Sikap Orientalis Barat terhadap Islam: Analisis Historis dan Kritis

Authors

  • Suci Salwa Fauzi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Kurnia Shubuh Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Muhammad Rifki Hanan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Sulidar Sulidar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Keywords:

Orientalisme, Islam, Studi Barat, Sejarah Pemikiran Islam

Abstract

Orientalisme merupakan fenomena intelektual Barat yang sejak abad pertengahan hingga era kontemporer menjadikan Islam sebagai objek kajian. Sikap orientalis terhadap Islam tidak bersifat statis, melainkan mengalami perubahan seiring perkembangan sejarah, kepentingan politik, dan metodologi keilmuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis periodisasi sikap orientalis terhadap Islam serta memberikan kajian kritis terhadap dampak positif dan negatif orientalisme dalam studi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menganalisis karya-karya orientalis serta respon sarjana Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa orientalisme berkembang dari sikap permusuhan teologis, kolonial-akademik, hingga pendekatan dialogis-kritis. Meskipun orientalisme memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kajian filologi dan historiografi Islam, bias ideologis dan kepentingan kolonial masih mewarnai sebagian kajian orientalis. Oleh karena itu, umat Islam dituntut bersikap kritis-konstruktif dalam menyikapi orientalisme.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Fauzi, S. S., Nasution, K. S., Hanan, M. R., & Sulidar, S. (2026). Periodisasi Sikap Orientalis Barat terhadap Islam: Analisis Historis dan Kritis. Komprehensif, 4(1), 129–140. Retrieved from https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/komprehensif/article/view/1838

Issue

Section

Articles