Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.65311/j.analysis.v3i2.1735Keywords:
Implementasi, Kebijakan, Pembelajaran, Merdeka Belajar, Pendidikan islamAbstract
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Asga Mandiri Medan. Isu yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kebutuhan sekolah menyesuaikan pembelajaran dengan kebijakan nasional yang menekankan fleksibilitas dan peran aktif siswa. Permasalahan muncul karena guru masih mencari cara menerapkan aktivitas belajar yang sesuai dengan karakter siswa dan tuntutan kurikulum. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kegiatan belajar, pola interaksi guru dan siswa, serta penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran PAI. Penelitian memakai pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan guru PAI, observasi pembelajaran, dan telaah dokumen ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan pilihan aktivitas belajar, diskusi kelompok, dan refleksi harian. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan, namun beberapa kendala muncul pada pengelolaan waktu dan perbedaan kemampuan siswa. Temuan ini memperlihatkan bahwa prinsip Merdeka Belajar sudah mulai diterapkan, tetapi masih membutuhkan penataan strategi pembelajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan kelas. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa implementasi berjalan cukup baik dan memerlukan dukungan lanjutan dalam bentuk perencanaan yang lebih terstruktur dan pendampingan guru.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Analysis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




