WEBGIS KEMARO SEBAGAI MEDIA EDUKASI WISATAWAN UNTUK KONSERVASI MANGROVE WATU MEJO DESA KEMBANG, PACITAN
Keywords:
Sistem Informasi Geografis, WebGIS, Media Edukasi, Konservasi Mangrove, Model ADDIEAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web sebagai media edukasi bagi wisatawan dalam mendukung upaya konservasi mangrove Watu Mejo di Desa Kembang, Pacitan. Pengembangan sistem dilakukan untuk menyajikan informasi spasial dan edukatif mengenai ekosistem mangrove secara interaktif guna meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi wisatawan. Selain itu, penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi pengunjung, merancang WebGIS yang adaptif, serta mengevaluasi kelayakan dan efektivitas sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan angket. Validasi produk melibatkan ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan uji respons pengguna melibatkan 7 wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform WebGIS KEMARO berhasil dikembangkan dengan fitur peta interaktif, katalog flora/fauna, serta informasi kawasan dan aturan visitasi. Hasil validasi ahli materi, media, dan bahasa masing-masing memperoleh skor persentase sebesar 75,00% (kategori Layak), sementara uji respons pengguna mencapai 88,21% (kategori Sangat Layak). Temuan ini membuktikan bahwa WebGIS KEMARO layak dimanfaatkan sebagai media edukasi interaktif untuk mendukung keberlanjutan ekowisata dan konservasi mangrove di Watu Mejo.





