DAMPAK PENGGUNAAN ALAT TANGKAP MODERN TERHADAP SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TAMPERAN PACITAN
Keywords:
Modernisasi Alat Tangkap, Dampak Sosial Ekonomi, Nelayan, Pelabuhan Perikanan Pantai TamperanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses modernisasi alat tangkap, kendala yang dihadapi nelayan, serta dampak sosial ekonomi modernisasi alat tangkap pada masyarakat nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan Pacitan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi alat tangkap ditandai dengan penggunaan perahu bermotor, mesin tempel, jaring sintetis, dan peralatan penangkapan yang lebih modern. Kendala yang dihadapi nelayan meliputi keterbatasan modal, tingginya biaya operasional, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta keterbatasan keterampilan dalam mengoperasikan dan merawat peralatan modern. Modernisasi memberikan dampak positif berupa peningkatan hasil tangkapan, produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan nelayan, serta mendorong perubahan pola kerja yang lebih efisien. Namun, modernisasi juga meningkatkan biaya operasional dan perawatan alat tangkap. Dengan demikian, modernisasi memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan nelayan, tetapi memerlukan kemampuan dalam pemanfaatan dan pemeliharaan teknologi.





