Perspektif Filsafat Pendidikan Untuk Memulihkan Esensi Manusiawi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.65311/jkp.v4i1.1904Keywords:
Esensi Manusiawi, pendidikan, Humanisme, SosialAbstract
Pendidikan kontemporer sering kali terperangkap dalam orientasi pragmatis dan teknokratis, mengabaikan dimensi kemanusiaan hakiki yang seharusnya menjadi jantung utama proses pendidikan. Esensi manusiawi pendidikan, yang mencangkup pengembangan karakter, moralitas, kreativitas dan kesadaran eksistensial, terancam terdegradasi oleh tuntutan pasar kerja dan standarisasi kurikulum yang berlebihan. Dengan merujuk pada aliran-aliran filsafat pendidikan seperti humanisme, eksistensialisme, dan rekontruksionisme sosial, dikemukakan bahwa pendidikan harus bertransformasi menjadi proses pemanusiaan yang holistik, menempatkan subjek didik sebagai pribadi utuh, bukan sekadar objek yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sistem. Pemulihan ini menuntut refleksi kritis terhadap tujuan pendidikan, metode pengajaran yang dialogis, serta kurikulum yang mengakomodasi pertumbuhan pribadi dan tanggung jawab sosial.





