HAKIKAT PESERTA DIDIK PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF ILMU FILSAFAT

Authors

  • Mutmainah Mutmainah SMA Negeri 1 Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.65311/jmpi.v1i1.25

Abstract

Pendidikan merupakan suatu usaha sadar untuk mengembangkan potensi manusia baik fisik maupun non fisik serta sebuah proses memanusiakan manusia. Sedangkan Pendidikan Islam menurut Abuddin Nata adalah upaya membimbing, mengarahkan, dan membina peserta didik yang dilakukan secara sadar dan terencana agar terbina suatu kepribadian yang utama sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam yaitu Al Qur’an dan Hadits. Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional pasal 1, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhalak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Dalam dunia pendidikan, ada beberapa pandangan yang berkembang berkaitan dengan peserta didik. Ada yang mendefinisikan peserta didik sebagai manusia belum dewasan, dan karenanya, ia membutuhkan pengajaran, pelatihan, dan bimbingan dari orang dewasa atau pendidik untuk mengantarkannya menuju kepada pada kedewasaan. Ada pula yang berpendapat bahwa peserta didik adalah manusia memiliki fitrah atau potensi untuk mengembangkan diri. Fitrah atau potensi tersebut mencakup akal, hati, dan jiwa yang manakala diberdayakan secara baik akan menghantarkan seseorang bertahuid kepada Allah Swt.

Downloads

Published

2023-08-08

How to Cite

Mutmainah, M. (2023). HAKIKAT PESERTA DIDIK PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF ILMU FILSAFAT . Imamah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 60–67. https://doi.org/10.65311/jmpi.v1i1.25

Issue

Section

Articles