Manajemen Kelas Inklusif Sebagai Upaya Guru Meningkatkan Interaksi Sosial dan Toleransi Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.65311/jmpi.v4i1.1935Keywords:
Manajemen Kelas Inklusif, Pendidikan Multikultural, Anak Usia DiniAbstract
Manajemen kelas inklusif menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, serta menghargai keberagaman pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya guru dalam menerapkan manajemen kelas inklusif sebagai upaya meningkatkan interaksi sosial dan sikap toleransi pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas inklusif dapat diterapkan melalui pembelajaran kolaboratif, penciptaan lingkungan belajar yang adil dan bebas diskriminasi, penghargaan terhadap keragaman sosial dan budaya, serta penyelesaian konflik secara damai. Dalam hal ini, guru berperan penting sebagai fasilitator sekaligus pengelola kelas dalam menanamkan nilai toleransi, empati, kerja sama, dan sikap saling menghormati antar anak. Penerapan manajemen kelas inklusif juga membantu anak usia dini mengembangkan kemampuan interaksi sosial yang lebih baik dan membentuk karakter yang toleran dalam kehidupan bermasyarakat.





