Manajemen Pembiayaan Pendidikan dalam Meningkatkan Sarana dan Prasarana di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah Jenggot Krembung Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.65311/jmpi.v4i1.1919Keywords:
Manajemen Pembiayaan, Pembiayaan Pendidikan, Sarana Prasarana, Pondok PesantrenAbstract
Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan program pendidikan serta peningkatan mutu sarana dan prasarana lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembiayaan pendidikan, menganalisis proses pembukuan pembiayaan, serta menganalisis evaluasi manajemen pembiayaan dalam meningkatkan sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah Jenggot Krembung Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dengan melibatkan kepala yayasan, kepala sekolah, bendahara, serta dewan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembiayaan dilakukan melalui musyawarah dengan menjadikan RAPBM sebagai pedoman utama. Proses pembukuan dilaksanakan secara sistematis dengan pencatatan transaksi pada buku kas umum, buku pembantu kas, buku pembantu bank, dan buku pembantu pajak, serta dilakukan penutupan laporan setiap akhir bulan. Evaluasi pembiayaan dilakukan melalui laporan pertanggungjawaban bulanan kepada kepala sekolah dan bendahara yayasan, laporan tahunan melalui rapat akhir tahun, serta pelaporan SPJ BOS setiap semester kepada pengawas Kementerian Agama. Selain itu, pemeliharaan sarana prasarana dilakukan setiap semester dan inventarisasi mengacu pada ketentuan Direktorat Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. Dengan demikian, manajemen pembiayaan yang terstruktur dan transparan berkontribusi dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan pesantren.





