Perbandingan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Pada Masa Belajar Daring dan Sesudah Daring di MTsN 2 Deli Serdang

Authors

  • Saputri Manullang Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Belajar Daring, Sesudah Daring

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 2 Deli Serdang, adapun tujuannya adalah untuk mengetahui: 1). bagaimana kemampuan komunikasi interpersonal pada masa belajar daring siswa MTsN 2 Deli Serdang, 2). Untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi interpersonal pada masa belajar sesudah daring siswa MTsN 2 Deli Serdang. 3). Untuk mengetahui bagaimana perbandingan kemampuan komunikasi interpsonal pada masa belajar daring dengan belajar sesuai dari siswa MTsN 2 Deli Serdang.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam. Pengolahan data kualitatif dilakukan dengan mentranskip data, baik itu wawancara maupun dokumen-dokumen yang terkait penulisan. Subjek yang diteliti sebagai informasi data yaitu Kepala Sekolah, Wali Kelas dan Guru BK dan siswa.
Kegiatan selanjutnya adalah melakukan analisis data. Mencari dan mengatur secara sistematis transkip wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain yang telah dikumpulkan untuk menambah penambahan sendiri mengenai bahan-bahan tersebut. Untuk itu data yang didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif model interaksi dari Miles dan Huberman dalam Sugiyono yang terdiri dari: Reduksi Data, Penyajian Data, Menarik Kesimpulan/Verifikasi.

References

Arzayeva, M., Rakhimzhanov, K., Abdrahmanova, A., & Umitkaliev, U. (2015).Special aspects of distance learning in educational system. Anthropologist, 22(3), 449–454

Atherton, James. (2005). “Resistance to Learning: a Discussion Based on Participants in In-Service Professional Training Programes” Journal of Vocational Education and Training Vol.51, No.1, pp 77-90.

Dani Vardiansyah, Pengantar Ilmu Komunikasi, h. 126

Devito.(1992). The Interpersonal Communication Book. 6th Ed. New York: Karper Collins.

Departemen Agama RI. (2009). Al-Qur’an Terjemah Dan Azbabun Nuzul.Surakarta: Pustaka Al-Hanan.

Dwi Prasetia Danarjati. dkk. (2014). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu 2014.

Edi Harapan Dan Syawarni Ahmad. (2014). Komunikasi Antar pribadi. (Jakarta: Raja Grafindo P Ersada.

Engkoswara Dan Aan Komariah. (2011). Administrasi Pendidikan.Bandung: Alfabeta.

Hardjana.2003. Komunikasi Intrapersonal dan Komunikasi Interpersonal.Yogyakarta: Kanisius.

Hadi.(2017). Peran Dan Tanggung Jawab Staf Sekolah Dalam Bimbingan Dan Konseling Bagi Siswa. Jurnal Tatsqif. Vol.15. No.2.

Intan Triana (2020). Pembelajaran Dimasa Covid-19. Jakarta. Kanisus

Jalahudin Rahmat. (1996). Psikologi Komuikasi. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Julia T. (2010). Wood interpersonal Communicatio.....Auntralia: Wadsworth.

Karwono dan Heni Mularasih. (2017). Belajar dan Pembelajaran serta Pemanfaatan Sumber Belajar. Depok: Rajawali Pers.

Muhammad Arni. (2011). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

MuhibbinSyah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung,1995:hlm.132-139

MuhibbinSyah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,...,hlm.113-114.

Nurani Soyomukti. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jogjakarta: Ar-ruzz Media.

Onong Uchjana Efendi. (1988). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 nomor 4301.

Pupu Saeful Rahmat. (2009). Penelitian Kualitatif. Jurnal Equilibrium. Vol.5. No.9. Widjaja. (2000).

Ilmu Komunikasi: Pengantar Studi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sardiman, AM. (2006). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suranto AW. (2011). Komunikasi Interpersonal Yogyakarta: Graha Ilmu.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta

Slavin, R. E. (2000). Educational psychology: Theory and practice (6th ed.).

Boston: Allyn & Bacon.’ Syah. (2003). Minat Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Totok Jumantoro. (2001). Psikologi Dakwah. Amzah.

Unsin Khoirul Anisah. (2011). Analisis Deskrptif Komunikasi Interpersonal Dalam Kegiatan belajar mengajar antara guru dan murid paud anak prima pada proses pembentukan karakter anak. Yogyakarta.

Yatim Riyanto. (2010). PARADIGMA BARU PEMBELAJARAN: Sebagai Referensi bagi Pendidik dalem Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas.

Downloads

Published

2024-09-05

How to Cite

Manullang, S. (2024). Perbandingan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Pada Masa Belajar Daring dan Sesudah Daring di MTsN 2 Deli Serdang. Edukatif, 2(1), 55–65. Retrieved from https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/edukatif/article/view/548

Issue

Section

Articles