Hubungan Antara Persepsi Santri Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK Dengan Motivasi Santri Dalam Mengikuti Layanan Informasi di MTs. Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam Medan
DOI:
https://doi.org/10.65311/je.v2i1.547Keywords:
Kompetensi Pedagogik, Motivasi BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis apakah terdapat hubungan antara persepsi santri tentang kompetensi pedagogik guru BK dengan motivasi santri dalam mengikuti layanan informasi di MTs Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah santri MTs Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam Medan Tahun Pelajaran 2022/2023 sebanyak 143 santri. Pengambilan sampel peneliti mengacu pada pendapat suharsimi ialah 25% dari populasi yang ada yaitu terdapat 35 santri. Pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan metode angket (kuesioner) dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 25. Dalam analisis instrumen dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis korelasi. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa terdapat hubungan yang positif antara persepsi santri tentang kompetensi pedagogik guru BK dengan motivasi santri dalam mengikuti layanan informasi di MTs Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam Medan. Dengan menggunakan analisis korelasi product moment = 0,494 df = N-nr; 35-2 = 33. Dalam tabel r product moment dengan df sebesar 33 diperoleh signifikan 5% = 0,333. Setelah mengkonsultasikan dengan maka dapat disimpulkan bahwa 5% adalah 0,494 > 0,333, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
References
Hadi, Saiful. (2018). Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru Bimbingan Konseling di SDLB Kota Bandung. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi. Vol 8. No 1. hal 2.
Juliansyah. (2014). Analisis Data Penelitian Ekonomi dan Managemen. Jakarta: Gramedia.
Mersi, Subram. (2016). Kompetensi Pedagogik Guru Bimbingan Konseling di SMP Negeri 1 Teunom Aceh Jaya. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry darussalam Banda Aceh.
Muyasa, E. (2008). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT. Rosda Karya.
Paulson, B. dkk. (1999). Persepsi Klien Tentang Pengalaman yang Bermanfaat dalam Konseling. Jurnal Psikologi Konseling, 46(3), 317-324.
Prayitno dan Erman Amti. (2015). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sardiman, A. M. (2001). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Scheel, M. J. (2009). Motivasi Akademik Siswa Beresiko dalam Program Pencegahan Konseling. Jurnal Psikologi Konseling. 20(5), 1-36.
Suharsimi, A. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Syafriana, H. Abdillah. (2019). Bimbingan Konseling “Konsep, Teori dan Aplikasinya”. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia.
Usman, U. M. (1992). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.





