Karakteristik dan Pendidikan Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus

Authors

  • Nabawi Pradisty Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.65311/je.v2i1.462

Keywords:

Karakteristik, Pendidikan Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus.

Abstract

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memerlukan bantuan pendidikan yang khusus. spesifik dan unik dari anak-anak lainnya.Mangunsong menyatakan bahwa penyimpangan yang menyebabkan anak berkebutuhan khusus berbeda terdiri dari perbedaan karakteristik mental, kemampuan sensori, kemampuan fisik dan neuromoskuler, perilaku sosial dan emosional, kemampuan berkomunikasi, dan kombinasi dua atau tiga dari karakteristik ini.Berdasarkan beberapa definisi yang telah diberikan oleh para tokoh di atas, anak berkebutuhan khusus dapat didefinisikan sebagai individu yang memiliki kualitas fisik, intelektual, dan emosional yang lebih baik atau lebih buruk daripada rata-rata individu.

References

Aedy, H. Hasan. 2009. Karya Agung Sang Guru Sejati. Bandung: Alfa Beta.

Booth, T., & Ainscow, M. (2002). Index for Inclusion: Developing learning a participation in schools.

Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).

Bublitz, G. (2016). Effective strategies for district leadership to create successful inclusion models: special education directors and school reform in context of least restrictive environment (Doctoral Dissertation). Loyola University Chicago. Diakses dari Proquest Dissertation & Theses Database https://search.proquest.com/docview/1804049365?accountid=31533

Gargiulo, Richard M. 2012. Special Education in Contemporary Society: An Introduction Exceptionality. Betty Nelson. USA: Sage Publication Maternal Reflection Metod. Swetz & Zeitlinger. Amsterdam & Lisse. Holland

Nasichin. April 2003. Kebijakan Pemerintah Dalam Pendidikan Inklusif. Makalah. Disampaikan Pada Acara Seminar Nasional tentang Model Pendidikan Inklusif di Indonesia dan Implementasinya di Jawa Tengah, di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Ningsih, M. (2007). Intervensi dini bagi anak tunarungu dalam perolehan bahasa. Depdiknas.

Rusmono, D. O. (2020). Optimalisasi Pendidikan Inklusi di Sekolah: Literature Review. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 209–217. https://ejournal.uksw.edu/kelola/article/view/2859

Rusmono, D. O. (2020). Optimalisasi Pendidikan Inklusi di Sekolah: Literature Review. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 209–217. https://ejournal.uksw.edu/kelola/article/view/2859

Sanagi, T. (2016). Teachers’ misunderstanding the concept of inclusive education. Contemporary Issues Education Research, 9(3), 103-114. https://doi.org/10.19030/cier.v9i3.9705

Soemantri, Sutjihati. 2007. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Reflika Aditama

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD. HUMANITAS 13(1), 50-61.http://dx.doi.org/10.26555/humanitas.v13i1.3843.

Downloads

Published

2024-06-17

How to Cite

Pradisty, N. (2024). Karakteristik dan Pendidikan Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus. Edukatif, 2(1), 18–23. https://doi.org/10.65311/je.v2i1.462

Issue

Section

Articles