Pandangan Islam Terhadap Pendidikan Seni
DOI:
https://doi.org/10.65311/je.v4i1.1830Keywords:
Pendidikan Seni, Pandangan Islam, Perkembangan Peserta DidikAbstract
Pendidikan seni berperan penting dalam mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Dalam perspektif Islam, seni dipandang sebagai sarana mengekspresikan keindahan ciptaan Allah sekaligus media internalisasi nilai moral dan akhlak. Artikel ini bertujuan mengkaji pandangan Islam terhadap pendidikan seni serta implikasinya bagi perkembangan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis. Data bersumber dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, buku pendidikan Islam, dan jurnal ilmiah, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam tidak menolak seni, tetapi memberikan batasan agar selaras dengan nilai tauhid dan akhlak. Pendidikan seni Islami berfungsi mengembangkan kreativitas bernilai spiritual, membentuk akhlak mulia, dan memperkuat kesadaran religius. Dengan demikian, pendidikan seni dalam Islam menjadi bagian integral pembentukan manusia beriman, berilmu, dan berkepribadian seimbang.
References
Abdussamad, H. Zuchri, dan M. Si. Sik. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press, 2021.
Agustini, Agustini, dkk. “Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif.” Penerbit Mifandi Mandiri Digital 1, no. 01 (2024)
Desmita. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.
Fauziah, Wina Eka, dkk. “Hakikat Manusia dan Pendidikan: Perspektif Filosofis, Psikologis, dan Keislaman.” Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam 2, no. 2 (2025)
Ichsan, Yazida, dkk. “Implementasi Seni dalam Pendidikan Islam di Era Modern.” Jurnal Pusaka: Media Kajian dan Pemikiran Islam 11, no. 2 (2021)
Magdalena, Magdalena, dkk. Metode Penelitian untuk Penulisan Laporan Penelitian dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam. Literasiologi, 2021.
Mamik. Metodologi Kualitatif. Sidoarjo: Zifatama Publisher, 2015.
Meinura, Eka Dudy. “Konsep Pendidikan Islam dalam Perspektif Ahmad Tafsir.” Jurnal Jendela Pendidikan 2, no. 3 (2022)
Mukti, Intan Pratama, dkk. “Kedudukan Seni dalam Islam: Telaah Literatur tentang Nilai, Estetika, dan Etika Seni Islam.” Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 3, no. 6 (2025): 76–81.
Naima, Latifatul, dan Achmad Yusuf. “Integrasi Seni Budaya dengan Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah.” Didaktika: Jurnal Kependidikan 14, no. 3 (Agustus 2025)
Nasution, Abdul Fattah. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Harfa Creative, 2023.
Nata, Abuddin. Pendidikan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana, 2013.
Qardhawi, Yusuf. Islam dan Seni. Jakarta: Gema Insani, 2000.
Sari, Milya, dan Asmendri Asmendri. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA 6, no. 1 (2020)
Tafsir, Ahmad. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.
Tilaar. Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Trisnani, Evarianisa Endang, dkk. “Mengenal Perkembangan Anak sebagai Peserta Didik di Madrasah: Kajian Holistik Aspek Fisik, Kognitif, Sosial-Emosional, dan Spiritual.” EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam 15, no. 2 (2025)
Uno, Hamzah B. Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.





