Masyarakat dan Kebudayaan Sekolah

Authors

  • Anju Yurika Pasaribu Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Nur Azizah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • M. Ikhsan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Khairun Nisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.65311/je.v3i2.1786

Keywords:

Masyarakat, Kebudayaan, Sekolah

Abstract

Masyarakat dan kebudayaan merupakan dua unsur sosial yang saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan. Masyarakat menjadi ruang lahir, berkembang, dan diwariskannya kebudayaan, sedangkan kebudayaan berfungsi sebagai sistem nilai dan norma yang mengatur perilaku sosial. Sekolah, sebagai lembaga pendidikan formal, berperan strategis dalam mentransmisikan nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat sekaligus menginternalisasikannya kepada peserta didik melalui budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang positif, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, dan sikap saling menghormati, memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, sinergi antara sekolah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan berbasis budaya. Oleh karena itu, penguatan budaya sekolah perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan dan masyarakat.

References

Idi, Abdullah. (2006). Sosiologi Pendidikan: Individu, Masyarakat, dan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Ahmadi, Abu. (2003). Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Afifullah, Muhammad, & Tasman Hamami. (2020). “Budaya Sekolah.” At-Tafkir: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Sosial Keagamaan, 13(2), 163–164.

Aslammiyah, Dahlan, & Ahmad Sobari. (2018). “Implementasi Budaya Islami dalam Membentuk Akhlak Siswa SMPN 1 Babakan Madang.” Jurnal Mitra Pendidikan, 2(11), 1309–1310.

Geertz, Clifford. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Kleden, Paulus Budi. (2008). Teologi Terlibat: Politik dan Budaya dalam Terang Teologi. Maumere: Penerbit Ledalero.

Koentjaraningrat. (2000). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Cet. XII. Jakarta: Gramedia.

Koentjaraningrat. (2011). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kurniawan, Moh. Wahyu. (2021). “Penguatan Karakter Religius Berbasis Budaya Sekolah di SD Muhammadiyah 4 Batu.” Elementary School, 8(2), 296.

Maryamah, Eva. (2016). “Pengembangan Budaya Sekolah.” Tarbawi, 2(2), 90–91.

Muawanah. (2018). “Pentingnya Pendidikan untuk Tanamkan Sikap Toleran di Masyarakat.” Jurnal Vijjacariya, 5(1), 57–70.

Setiadi, Elly M., H. Kama A. Hakim, & Ridwan Efwndi. (2008). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.

Soekanto, Soerjono. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sunarto, Kamanto. (2004). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Susantii, Ekaka, Yummy Jumiati Marsa, & Henni Endayati. (2022). Sosiologi Pendidikan. Medan: Perdana Publishing.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Pasaribu, A. Y., Azizah, N., Ikhsan, M., & Nisa, K. (2025). Masyarakat dan Kebudayaan Sekolah. Edukatif, 3(2), 379–387. https://doi.org/10.65311/je.v3i2.1786

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)