Menghidupkan Kearifan Lokal Melalui Pendidikan Berbasis Nilai Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.65311/je.v3i2.1565Keywords:
Kearifan Lokal, Pendidikan Berbasis Tradisional, Pelestarian Budaya, Identitas Bangsa, ModernisasiAbstract
Kearifan lokal merupakan warisan budaya yang memiliki nilai-nilai luhur untuk membentuk karakter masyarakat. Namun, seiring perkembangan zaman, kearifan lokal mulai tergerus oleh modernisasi. Pendidikan berbasis tradisional menjadi salah satu pendekatan strategis untuk menghidupkan kembali kearifan lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan berbasis tradisional dapat menjadi sarana efektif dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum, pengajaran berbasis praktik tradisional, dan pelibatan komunitas lokal dalam proses pendidikan mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap kearifan lokal. Dengan demikian, pendidikan berbasis tradisional tidak hanya berperan sebagai media pelestarian budaya, tetapi juga sebagai upaya membangun identitas dan karakter bangsa.
References
Dini A. Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar
Ni Made, S. ( 2018 ). Peranan pendidikan berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran di sekolah. Cetta Jurnal Ilmu Pendidikan, 2 ( 1 ), 24
Selly Nada L. ( 2008 ). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Pengembangan Karakter Melalui Pendidikan IPS
Siti Nur A.H ( 2019 ) Bentuk Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Pada Makna Gending Seblang Olehsari Banyuwangi.
Suci Trisia M, Tatang M. ( 2022 ). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa.





